Benar kata sahabat ku , aku memiliki sifat kesabaran yang cukup tinggi di mana mampu merobohkan perasaan rindu yang hampir membunuh diri aku sendiri selama ini .
Hampir semua ahli keluarga meminta aku melupakan si dia dan tiada gunanya aku masih menanti kepulangannya . Penantian aku kata mereka hanya lah sia-sia , hanya menyusahkan diri sendiri .
Sampai bila kah aku harus setia dengannya ?? sudah bertahun lamanya si dia meninggalkan aku sendirian , tetapi aku masih mengaharapkan kepulangannya kepangkuan ku...
Sunguuh! aku terlalu rindukannya... terlalu banyak kenangan yang tidak mampu untuk aku kikiskan dalam memory cinta kami , mungkin ini lah takdir cinta kami yang telah tertulis sejak azali lagi .
" Sekiranya cinta masih ada dan seandainya rindu masih setia , izinkan lah aku ya Allah kembali menghiasi hidupnya , semoga terbukti benih cinta ".
Sesungguhnya aku sudah tidak mampu lagi untuk membendung rasa kepedihan yang telah lama menebal di dalam diri . Ingin saja aku meleburkannya tapi bagaimana ???...
Ingatan padanya tidak pernah lupa walau sesaat , walaupun di mana aku berada .
Kalau saja aku bisa menuturkan segalanya dengan kata-kata tentang perasaan ini , mungkin telah lama aku bentangkan kepada dunia apa yang aku rasa . Rasa ini sungguh membunuh ku .
Aku pasrahkan hati dengan ketentuan-Nya dan redha dengan takdir-Nya . Aku sudah tidak mampu untuk melawan ketentuan yang telah di putuskan 'manusia' . Di mana silapnya dalam perhubungan kami aku sendiri tidak pasti , mungkin kah jodoh kami hanya sampai disini , mungkin kah juga cinta kami hanya akan bersatu di akhirat nanti... Allah Taala ada jawabannya . Segala di muka bumi ini adalah rahsia-Nya . DIA lebih mengetahui .
Sendiri lagi dan mungkin kah aku akan terus menyendiri ? sejauh mana kuatnya rasa cinta ini kepadanya ? mampu kah aku terus setia menyintainya?...
Dengan kemas aku mengatur jari dan memohon kepada-Nya...
" Ya Allah... andai ini yang telah Engkau takdirkan untuk hidup ku hamba-Mu yang kerdil lagi hina ini , aku redha . Seandainya aku ini adalah tulang rusuknya , kembalikan la dia kepadaku . tetapi andai sebaliknya... jauh kan lah dia dari ku Ya Allah semoga tidak ada lagi yang terluka , aku merayu kepada-Mu ".
Air mata terus membasahi pipi... terasa perit untuk di kenangkan kembali . Perjalanan hidup masih panjang... walau apa pun yang telah berlaku , aku perlu meneruskan hidup , walaupun tanpa si dia di sisi .
Mampu kah aku meneruskan hidup tanpa cinta seorang LELAKI ???... T.A.M.A.T
No comments:
Post a Comment